11 November 2010

3K


Kebanyakan manusia cukup puas hanya dengan 3K kelahiran - kehidupan - dan kematian. Hingga akhirnya yang tertinggal hanya 3 baris di batu nisannya : Si X, lahir tanggal sekian, meninggal tanggal sekian.





Inginkah kita menjalani hidup apa adanya seperti ini? Seperti apa Anda mengukir sejarah? Ada 3 hal yang bisa membedakan Anda dengan kebanyakan orang dalammengukir sejarah, yaitu... Kemauan, Keilmuan dan Kesempatan.

  • Kemauan : Kemauan menjadi kata kunci yang paling penting dalam menentukan sejarah hidup kita.Anda mau menjadi apa? Seperti apa? dan di mana? Tentunya hanya Anda yang paling mengetahuinya! Cobalah untuk mencatat semuanya. Baik itu melalui memori, diary, atau melalui selembar kertas sekali pun! Anda pasti punya kemauan! Jangan pernah katakan Anda tidak punya kemauan. Hidup itu terlalu pendek. Kalau kita sudah mati, kita tidak bisa punya kemauan
  • Keilmuan: Percaya, segala sesuatu itu pasti ada ilmunya! Jika kita punya kemauan dan memiliki ilmunya, maka segala usaha akan tercapai dengan lebih baik. Itu sebabnya kita harus mau belajar dan belajar. Kita bisa belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Ingat, tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar, mengenal memahami, dan mengamalkan sesuatu hal yang bermanfaat bagi kehidupan Anda, dan mungkin juga untuk orang lain.
  • Kesempatan : Jika kemauan ada, keilmuan ada, maka tinggal kesempatanlah yang memutuskan apakah Anda bisa mengukir sejarah dengan baik atau tidak, Kesempatan ini bisa datang dari mana saja, tergantung kecekatan kita dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada. Kita tahu, seringkali kesempatan itu hadir, tapi kita tidak mampu memanfaatkannya dengan benar, karena keilmuannya kurang, meski keinginan kita itu sebenarnya sudah besar.
Jika ini terjadi, tidak jarang orang menyesal dan kadang menjadi berfikir bahwa nasib selalu tidak berpihak padanya. Sebenarnya tidak demikian! Dia hanya tidak tahu bagaimana cara menyatukan 3K! Yaitu kemauan, keilmuan dan kesempatan!

Padukan antara kemauan, keilmuan dan kesempatan. Jika kemauan sudah ada, keilmuan sudah ada, maka kesempatan itu sebenarnya bisa dicari dan diupayakan!
Dan percaya... ketika ketiga unsur ini berpadu dalam diri Anda, maka sejarah kebesaran tentang Anda telah dimulai...

Sumber : Anne Ahira

Apa itu EPC company ?


EPC ialah singkatan dari Engineering, Procurement, Construction. Terkadang ditambahkan Installation sehingga singkatannya menjadi EPCI (EPCI biasanya berkecimpung di offshore/platform). Terkadang juga ditambahkan C (menjadi EPCC) jika perusahaannya menggeluti bagian Commissioning (test unjuk kerja).
Dari singkatannya sudah jelas bahwa tugas dari EPC adalah untuk melakukan rekayasa (engineering) dari suatu plant, melakukan pembelian (procurement) barang-barang dan equipment yang terkait dan kemudian mendirikan/membangun (construction) plant tersebut. EPC terkadang disebut sebagai ‘integrator’ karena EPC lah yang menjembatani dan mengkordinasikan seluruh bagian yang terkait dalam pembangunan suatu plant; mulai dari licensor (yang memiliki lisensi), vendor (yang menjual barang), shipper (yang mengirim barang), bahkan sampai operator (yang mengoperasikan plant).
Dalam prakteknya, suatu perusahaan EPC tidak harus melakukan E-P-C nya sekaligus, bisa aja hanya salah satu atau salah duanya. Jadi sangat normal jika ada EPC yang hanya mengambil E-nya saja (bertindak sebagai konsultan engineering saja), E dan P atau malah C (hanya memasang saja) nya saja.
Untuk yang masih belum familiar, berikut ialah penjabaran satu persatu siklus pekerjaan di dalam EPC:
  1. Owner mengumumkan rencana pendirian plant baru (misalkan: Pertamina ingin membangun kilang minyak dengan kapasitas 100ribu barel per day).
  2. Owner mengundang EPC Company yang berminat untuk menyampaikan profil perusahaan (fase Pra Kualifikasi).
  3. Owner mengumumkan EPC Company yang lolos dari Pra Kualifikasi dan berhak mengikuti proses tender EPC dan melakukan proses Invitation To Bid (ITB).
  4. EPC Company yang lolos mengambil dokumen tender dari Owner dan mendapat penjelasan tentang rule-of-the game.
  5. Dalam rentang tertentu, EPC Company tersebut menyampaikan proposal teknis dan rencana bagaimana merancang, membeli, dan mengkonstruksi.
  6. Jika lolos, maka EPC Company harus menyampaikan proposal komersial (berapa estimasi ongkos dan harga pembangunan plant tersebut).
  7. Siapa yang terbaik (belum tentu termurah) akan ditentukan sebagai pemenang tender.
  8. Jika menang, maka Owner akan menyerahkan project tersebut ke EPC Company terpilih dengan kesepakatan harga yang di point 6 (masih dimungkinkan untuk bernegosiasi) sesuai dengan kualifikasi teknis dan rencana/waktu di point 5 (juga negotiable).
  9. EPC Company yang memenangkan tender mulai mengerjakan proses E-P-C nya yang jauh lebih mendetail daripada saat proposal tadi. Jika dalam proses detailing, EPC Company tersebut mampu berhemat maka profit tentunya akan bertambah (dari perkiraan saat proposal).

Berikut ini sedikit nama-nama EPC Company yang beroperasi (memiliki kantor) di Indonesia, juga sedikit backgroundnya. Sebagian besar di Jakarta tentunya. Berikut daftar yang diurutkan secara alfabetik:
  1. AMEC Berca. Memiliki headquarter di UK. Perusahaan ini di Indonesia joint-venture dengan grup Berca (grup Murdaya). Project mereka saat ini banyak untuk TotalFinaElf (d/h Total Indonesie).
  2. Bechtel Indonesia. Dulu memakai nama PT Purna Bina Indonesia.
  3. Citra Panji Manunggal. Local EPC dengan spesial di pipeline dan Stations.
  4. Inti Karya Persada Teknik. Secara ‘tradisi’ IKPT adalah ‘raja’nya LNG. Ini dikarenakan IKPT menerima banyak repeat order untuk Train-train LNG PT Badak. IKPT adalah salah satu anak perusahaan dari grupnya Bob Hassan. Salah satu project mereka yang cukup besar adalah Ujung Pangkah Amerada Hess.
  5. Kellog Brown and Root (KBR Indonesia). Adalah ‘branch’ KBR (giant group di bawah Halliburton) di Jakarta. Di South East Asia pusatnya di Singapore. Kalau tidak salah, KBR Jakarta mengerjakan banyak sub project baik dibawah KBR Singapore maupun Houston. Reputasi KBR di LNG (baik liquefaction maupun terminal) sudah tidak perlu diragukan lagi. In fact KBR ’sangat dekat’ dengan IKPT.
  6. McDermott. McDermott perusahaan EPCI yang cukup memimpin dengan spesialisasinya di bidang manufacturing and service. Memiliki proyek yang umumnya merupakan industri energi dan pembangkit listrik. McDermott beroperasi di 23 negara dan memiliki lebih dari 20.000 karyawan.
  7. Rekayasa Industri. Secara struktur sebenarnya berada di holding PT Pupuk Sriwijaya dan memang traditionally dikenal sebagaia ‘raja’ dan ’spesialis’ seluruh EPC fertilizer di Indonesia. Saat ini cukup expansif termasuk ‘menyerbu’ proyek proyek migas dan bio-diesel.
  8. Saipem Indonesia. Berada di bawah grup ENI International (Italy) dan yang ada di Jakarta adalah hasil merger dengan Sofresid. Grup mereka berspesialis di platform dan offshore.
  9. Technip Indonesia. Untuk South Eas Asia, Technip berpusat di Kuala Lumpur. Sebagai raksasa EPC dunia berbasis di Paris, Technip mengerjakan project-project di seluruh dunia mulai dari migas dan infrastructure.
  10. Tripatra. Dikenal sebagai perintis EPC di bidang migas, mendahului EPC lain di Indonesia termasuk mengerjakan giant NSO MobilOil dan jejak kaki mereka di Caltex sangat impresif. Tripatra didirikan oleh Pak Iman Taufik (perintis industri migas dan pendiri Guna Nusa). Tripatra sempat ‘terpuruk’ namun saat ini dikabarkan sedang bangkit lagi (suntikan dana luar?) termasuk mendapatkan mega project di Amerada Hess.
  11. WorleyParsons. Di Indonesia berbendera CeriaWorley. WorleyParsons adalah spesialis engineering dan sudah berkaliber internasional dan menangani mulai dari mining (core bisnis mereka di Australia) sampai infrastructure.

Artikel diatas disadur dari KampungMelayu’s Weblog.

Gadis Kecil dan Bintang Laut (arti pahlawan)



Setiap menjelang fajar menyingsing, gadis kecil itu pergi ke pantai. Ia memungut bintang laut yang terdampar di pantai dan melemparnya kembali ke laut. Bintang-bintang laut yang terdampar bertebaran di pantai. Jika bintang-bintang laut itu tidak bisa kembali ke air saat matahari terbit, mereka akan mati.

Gadis kecil itu terus menyusuri pantai, memungut bintang laut yang terdampar, lalu melemparnya ke dalam air. Kaki-kaki kecil gadis itu menciptakan jejak-jejak di pasir. Tapi jejak-jejak itu tidak pernah bertahan lama. Ombak yang datang kemudian akan segera menghapusnya.

Pagi itu, di pantai yang sama, berdiri seorang kakek tua yang berada di senja hidupnya. Ia memandangi ombak yang menghapus jejak di pasir sembari memikirkan apa saja yang sudah ia lakukan sepanjang hidupnya.

Sementara itu, gadis kecil yang memungut dan melempar bintang laut ke air, tiba di dekat kakek tua itu. Keringat telah meleleh di kening dan tepi pipi gadis kecil.

“Pantai ini membentang hingga jauh sekali, dan ada ribuan bintang laut terdampar,” ujar Si Kakek. “Bagaimana yang kau lakukan ini bisa menghasilkan sesuatu yang berarti, Anakku?”

“Akan ada artinya bagi yang satu ini, Kakek,” seru gadis kecil sambil melempar seekor bintang laut di tangannya ke dalam air.

Angin pagi di pantai itu tersenyum pada bintang laut yang berenang-renang, dan membelai lembut untaian rambut gadis kecil yang bergoyang-goyang.

(sumber :kumpulan cerita anak religi karya Wikan Satriati yang berjudul “Gadis Kecil Penjaga Bintang”)

Dalam cerita ini saya merenungkan kembali makna pahlawan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika isu pahlawan nasional menghiasi seluruh stasiun televisi indonesia, dan ketika perdebatan kita sehari hari mencari kelayakan sejumlah tokoh untuk dihargai menjadi pahlawan nasional. Soekarno pernah berkata bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Apa dan Siapa Pahlawan itu ? Bisakah kita menjadi pahlawan ...?

Apakah gelar pahlawan memerlukan segudang kriteria yang harus diperdebatkan dalam panitia khusus di negara ini ? Ketika tokoh tersebut harus tercetak bsear dalam rubrik media massa dan elektronik ia harus dinyatakan seorang pahlawan ? Ku merenung dalam keheningan sepi tanpa sahabat yang bisa ku ajak berdebat akan perihal ini.

Seorang Ibu harus makan 1x sehari agar keluarganya bisa makan 3x sehari, seorang kuli kapal harus mengangkut beban yang berat di sekitar pelabuhan agar beban keluarganya ringan. Seoarang kakak tidak sekolah agar adik kecilnya bisa sekolah. Seorang hansip berjaga malam menahan kantuk agar perumahan itu aman dari pencurian walau ia tidak mengenal siapa warga perumahan tersebut dan sebaliknya.

Pahlawan adalah tidak jemu tawarkan kebaikan walau ia tidak mengenal siapa yang berikan kebaikan dan terlupakan oleh mereka ia berikan kebaikan. Ia tidak pernah dihargai, dikenal tetapi ia ada untuk setiap mereka yang membutuhkan walau kebaikan itu perkara kecil dan sederhana atau pengorbanan itu besar dan tak terhitung.

Selamat Hari Pahlawan ...